DGB UPI Ajak Para Guru Besar untuk Majukan Universitas

Kami, Dewan Guru Besar (DGB) berharap para Guru Besar baru ini bisa meningkatkan keterlibatan dan kontribusinya dalam upaya universitas untuk meningkatkan kapasitas intelektual talentnya baik melalui proses-proses pendidikan di jenjang S1, S2, maupun S3, terutama melalui proses riset yang perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Selanjutnya dari proses tersebut, dalam jangka panjang, para Guru Besar itu diharapkan mampu membentuk identitas diri keilmuannya sehingga pada gilirannya memperoleh ciri khas yang direkognisi dalam tataran nasional dan internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. Didi Suryadi, M. Ed., dalam sambutannya pada Upacara Pengukuhan Guru Besar Tahun 2024 di Gedung Ahmad Sanusi Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Selasa (4/6/2024).

Diharapkan, lanjut Prof. Didi Suryadi, para Guru Besar memiliki kontribusi yang besar dalam membantu universitas dalam meningkatkan kapasitas kemampuan mengakses pendanaan riset yang melimpah, baik pendanaan riset yang secara regular ditawarkan oleh internal UPI, Pemerintah melalui Kementeriannya ataupun dana-dana riset yang sebenarnya bisa diakses melalui berbagai lembaga, industri maupun perusahaan-perusahaan serta lembaga-lembaga di lingkungan masyarakat yang memerlukan daya kreatif dan inovasi yang sangat tinggi.

“Berdasarkan proses-proses tersebut, para Guru Besar ke depannya mampu memberikan kontribusinya dalam menciptakan atau menghasilkan income generating unit (IGU) yang berbasis aktivitas riset universitas,” ujarnya.

Dewan Guru Besar (DGB) juga berharap kepada para Guru Besar baru ini untuk mampu berkontribusi secara positif dan secara aktif dalam upaya universitas untuk melakukan peningkatan kapasitas tata kelola keilmuan dan tata kelola riset.

Dikatakannya,”Melalui tata kelola riset riset ini, para Guru Besar diharapkan tidak hanya melakukan proses- proses riset secara individual tetapi harus mulai melakukannya secara melembaga, melalui lembaga riset yang paling mendasar yaitu research group, kemudian melalui pusat unggulan ipteks baik yang berorientasi pada scientific research maupun yang berorientasi pada penerapan keilmuan di dunia industri atau di lingkungan masyarakat secara luas.”

Para Guru Besar diharapkan bisa menginisiasi keterlibatannya secara aktif dalam upaya mewujudkan Science Techno Park (STP) di bidangnya masing-masing, karena dengan cara inilah secara by system atau by design kita mampu melakukan Pentahelix. Pentahelix adalah bagaimana kemampuan kita untuk  mengintegrasikan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan melibatkan multi pihak di masyarakat, sehingga kontribusi perguruan tinggi dalam menciptakan peluang-peluang untuk terjadinya perubahan di masyarakat termasuk dalam perubahan sisi ekonomi itu bisa diwujudkan secara terus menerus.

“Jadi, ketika para guru besar melakukan semua hal-hal yang dimaksud, maka bisa dipastikan terwujudnya UPI sebagai salah satu universitas World Class University yang ditunjang oleh kapasitas intelektual talent para guru besar yang efektif efisien,” pungkasnya.  (dodiangga/foto:riza)

Facebook
Twitter
WhatsApp